NAMA
Candi Mantup
KETERANGAN

Candi Mantup terletak 0,5 km arah utara Jalan Yogyakarta- Wonosari, lebih tepatnya berada di Sampangan, Dusun Mantup, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis, situs ini terletak pada 110º 25‘ 07,79“ BT dan 07º 49‘ 40,33“ LS.  Candi Mantup ditemukan pada bulan Juli 1991 ketika penduduk mengadakan kegiatan penurunan permukaan tanah sawah untuk memudahkan pengairan. yang berada pada kedalaman ± 1,4 m dari permukaan tanah yang sekarang. Stratigrafi tanah yang menunjukkan adanya lapisan vulkanik membuktikan bahwa situs ini pernah terkena lahar akibat aktivitas Merapi

Candi Mantup terdiri atas tiga buah bangunan berukuran kecil yang berjajar dari utara ke selatan dengan arah hadap ke barat. Candi pertama, terletak di utara, terbuat dari bata, berukuran 2,5 x 2,5 m. Candi kedua, di tengah terbuat dari batu putih, berukuran 2,16 x 2,16 m sedangkan candi ketiga terletak di selatan, juga terbuat dari batu putih, berukuran 2,28 x 2,28 m. Bangunan candi berada pada kedalaman ± 1,4 m dari permukaan tanah sekarang. Pada candi kedua ditemukan arca Kalyanasundaramurti yang berukuran 70 x 35 x 20 cm, terbuat dari batu andesit. Arca ini menggambarkan laki-laki dan perempuan dalam posisi berdampingan dan bergandengan tangan yang diduga merupakan penggambaran perkawinan Siwa dan Parwati.  Fungsi Candi Mantup adalah sebagai tempat untuk melangsungkan upacara perkawinan. Dilangsungkannya perkawinan dalam suatu bangunan suci dimaksudkan untuk memperoleh berkah dari dewa yang diarcakan dalam bangunan suci tersebut (Arca Kalyanasundaramurti).

Bentuk tubuh dan atap Candi Mantup tidak dapat diketahui lagi. Hal ini kemungkinan disebabkan keruntuhan yang dialami bangunan suci situs ini. Berdasarkan sisa bagian kaki candi dan batu-batu lainnya yang polos, Candi Mantup merupakan candi yang tidak memiliki ornamen atau seni hias. Adanya arca Kalyanasundaramurti dan sumuran pada candi dapat diketahui bahwa sifat keagamaan Candi Mantup adalah Hindu, khususnya untuk pemujaan Dewa Siwa.

 



Copyright © 2018. BPCB D.I.Yogyakarta