Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat sekarang ini membuat jarak ruang dan waktu menjadi tidak berarti lagi. Melalui teknologi internet memungkinkan semua orang di dunia ini bertukar informasi data dengan sangat leluasa. Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut dengan membuka website sendiri. Pembuatan website Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta dimaksudkan sebagai sarana penyebarluasan informasi secara global mengenai potensi cagar budaya dan situs yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta beserta aspek-aspek pemeliharaan dan perlindungan dalam upaya pelestarian benda cagar budaya. Selain itu diharapkan juga sebagai media berbagi informasi yang seimbang antara pemerintah dengan masyarakat global dalam bidang kebudayaan.

Polling


1. Perlukah pelaku pelestarian Cagar Budaya mendapatkan reward / kompensasi untuk perawatannya sesuai amanat UU RI no.11 / 2010 tentang Cagar Budaya?
Ya Tidak


2. Perlukah direalisasikan bangunan-bangunan Cagar Budaya milik masyarakat mendapatkan kompensasi berupa pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ?
Ya Tidak


3. Setujukah anda, apabila Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta melakukan pemugaran bangunan Cagar Budaya yang tidak hanya candi ?
Setuju Tidak Setuju


4. Setujukah anda, apabila Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta melaksanakan pemugaran bangunan Cagar Budaya di Kotagede, Tamansari, lingkungan Kraton Yogyakarta, dan bangunan Cagar Budaya milik masyarakat ?
Setuju Tidak Setuju





Back to top