KOMPLEKS MAKAM BANYUSUMURUP


Di Posting Oleh Admin

Makam Banyusumurup merupakan makam yang khusus diperuntukkan bagi tokoh yang dianggap melawan kekuasaan Mataram pada zaman Amangkurat I. Tokoh yang dimaksud adalah Pangeran Pekik beserta para pengikutnya. Pangeran Pekik merupakan putra Pangeran Surabaya yang juga sebagai paman sekaligus mertua Sunan Amangkurat I. Pangeran Pekik beserta pengikutnya dibunuh pada tanggal 21 Februari 1659 atas perintah Sunan Amangkurat I atas tuduhan berniat memberontak terhadap kekuasaan Mataram. Saat ini masih sering dilakukan tradisi  caos dhahar (upacara ziarah mengirim doa) yang dilakukan oleh juru kunci yang ditugaskan oleh Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta. Makam Banyusumurup terdiri atas dua halaman yang masing-masing dikelilingi tembok bata dan berdenah empat persegi panjang, dengan arah utara selatan. Halaman I berukuran panjang 37 m, lebar 24 m, tinggi 2, 75 m dan terdapat regol yang tinggi sampai ujung atap. Regol ini selalu ditutup dan dibuka hanya bila ada peziarah datang. Pada halaman I ini terdapat 52 makam salah satunya makam Pangeran Pekik. Sedangkan halaman II berukuran panjang 20,30 m, lebar 19,5 m dan ukuran regol sama dengan halaman I. Halaman II ini berada di luar halaman I yaitu di sisi selatan bagian barat. Halaman ini disebut bale panyerenan yaitu tempat untuk meletakkan jenazah sebelum dimakamkan. Saat ini tempat ini digunakan sebagai tempat menunggu para peziarah.

Masa Islam


MASJID MARGOYUWONO
MAKAM GIRILOYO
KOMPLEKS MAKAM IMOGIRI
KOMPLEKS MAKAM BANYUSUMURUP
PANGGUNG KRAPYAK
MASJID PURA PAKUALAMAN
MASJID GEDHE KAUMAN
Benteng Cepuri Kotagede
Situs Warungboto
Masjid Plosokuning, Ploso Kuning

Gallery Photos

Masa Prasejarah Photos, (14)


Masa Klasik Photos, (150)


Masa Islam Photos, (10)


Masa Kolonial Photos, (18)




Back to top