Candi Kedulan


Di Posting Oleh Admin

Candi Kedulan terletak di Dusun Kedulan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Kedulan berada di tanah kas desa di Bulak Perung. Secara geografis candi ini terletak pada 07º 044’ 28” LS dan 110º 28’ 05” BT dengan ketinggian antara 167,640 – 168.356 m di atas permukaan air laut. Adapun batas – batas Situs Kedulan di sebelah barat adalah Sungai Wareng, sebelah timur adalah Dusun Segaran, sebelah selatan adalah Dusun Plasan, dan sebelah utara adalah perumahan penduduk. Berdasarkan penemuan dua buah prasasti yaitu Sumuņdul dan Panangaran dapat diketahui sejarah Candi Kedulan. Tulisan dalam prasasti tersebut memakai huruf serta bahasa Jawa Kuna berangka tahun 791 Saka (869 M). Isi kedua prasasti tersebut adalah adanya sebuah dawuhan (dam) yang dipergunakan oleh masyarakat dari 2 desa (Panangaran dan Parhyangan) yang kemudian adanya kewajiban membayar pajak. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat pada masa itu sudah mengenal manajemen irigasi dan pemanfaatannya dalam pertanian. Secara pasti belum ditemukan data tentang kapan pendirian Candi Kedulan apakah yang dimaksud dengan bangunan suci Tiwa(ga)haryyan itu adalah Candi Kedulan. Sampai saat ini juga belum ditemukan data mengenai waktu pendirian bangunan suci Tiwagaharyyang atau “Candi Kedulan“, namun angka tahun 791 Saka atau 859 M yang terdapat dalam kedua prasasti dapat dijadikan sebagai kerangka waktu pendirian bangunan Candi Kedulan.

Secara vertikal, Candi Kedulan terdiri atas tiga bagian, yaitu kaki candi, tubuh candi, dan atap candi. Kaki Candi Kedulan berdenah bujur sangkar dengan ukuran 12.05 x 12.05 m dan tinggi 2.72 m dengan penampil di sebelah timur yang berfungsi sebagai tangga masuk, dengan pipi tangga berhiaskan makara. Kaki candi mempunyai selasar dengan pagar langkan. Pada lantai selasar di setiap sudutnya ditemukan umpak tertutup, sedangkan pada sisi tengahnya ditemukan umpak. Tubuh candi induk mempunyai ukuran lebih kecil dari kaki candi, yaitu 4 x4 m dengan tinggi 2.6 m. Tubuh candi mempunyai bilik yang berisi lingga dan yoni dengan pintu masuk di sebelah timur, sedangkan pada kanan kiri pintu masuk terdapat relung berisi Arca Mahakala dan Nandiswara. Cerat yoni mengarah ke utara dan pada dinding utara di bawah relung ditemukan lubang (saluran air) menuju selasar. Bagian atas relung berhiaskan kala tanpa rahang bawah, di kanan kiri relung berhiaskan pilaster dengan motif dedaunan dan makara. Arca relung sisi selatan belum ditemukan, relung sisi barat berisi Ganesa, relung sisi utara berisi Durga. Dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa bangunan Candi Kedulan mempunyai sebuah candi utama berdenah bujur sangkar dan tiga buah candi perwara di sisi timur candi utama. Selain candi utama dan tiga buah candi perwara, masih diperkirakan bahwa candi ini memiliki pagar halaman I dan II, tetapi sampai sekarang baru ditemukan pagar halaman I sisi utara dan selatan.. Candi Kedulan ditemukan dalam keadaan runtuh dan terbenam oleh lahar vulkanik dan sedimen setebal 8 m yang tersusun atas 15 lapisan sedimen. Candi tersebut pertama kali ditemukan pada tanggal 24 September 1993 pada saat penambang pasir sedang menggali tanah untuk tanah urug, selanjutnya pada kedalaman + 3 m mereka menemukan susunan batu-batu candi. Penemuan tersebut dilaporkan ke kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Daerah Istimewa Yogyakarta (sekarang BP3 Yogyakarta). Candi Kedulan mempunyai latar belakang agama Hindu. Hal ini berdasarkan temuan-temuan hasil penggalian antara lain: Lingga-Yoni, Arca Durga, Arca Nandiswara, arca Mahakala, Arca Ganesa, Arca Agastya, Prasasti Sumundul dan Panangaran.  Berdasarkan laporan tentang adanya penemuan candi, BP3 Yogyakarta (BPCB DIY) kemudian menindaklanjuti dengan serangkaian kegiatan Ekskavasi Penyelamatan (Rescusce Excavation), pengumpulan data, dan anastilosis yang dilaksanakan dari tahun 1993 sampai dengan tahun 2001. Kemudian dilanjutkan dengan Studi Kelayakan yang dilaksanakan oleh Balai Pelestaraian Peninggalan Purbakala Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman pada tahun 2002. Berdasarkan data yang ada, kegiatan studi kelayakan menyimpulkan bahwa candi induk Kedulan layak dipugar. Pemugaran didahului dengan kegiatan Studi Teknis Arkeologis termasuk di dalamnya perencanaan pemugaran yang juga meliputi penataan lingkungannya.

.

Masa Klasik


Candi Gebang
Arca Agastya
Arca Agastya
Arca Pendeta
Arca Ganesa
Peripih Berbentuk Bola
Arca Durga Mahisasuramardhini
Arca Wajrapani
Arca Dyani Buddha
Arca Dwarapala
Arca Durga
Arca Dewa Brahma
Arca Bodhisattwadewi
Arca Boddhisatwa
Arca Agastya
Arca Mahakala
Arca Ganesa
Lempeng Prasasti Emas Situs Kimpulan
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 18
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 17
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 16
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 15
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 14
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 13
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 12
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 11
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 10
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 9
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 8
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 7
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 6
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 5
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 4
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 3
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 2
Lempeng Prasasti Emas Candi Garuda Prambanan 1
Lempeng Prasasti Emas Potorono
Lempeng Prasasti Emas Ratu Boko
Lempeng Prasasti Emas Candi Barong
Lempengan Prasasti Emas Sumberwatu
Lempeng Prasasti Emas Sambisari
Liontin Berbentuk Tapak Kaki
Cincin Bermata Batu Merah
Anting - anting
Anting-anting
Cincin Stempel
Cincin Stempel II
Cincin
Cincin Bermata Merah
Anting-anting Perunggu Lapis Emas
Anting-anting No. BG 1491
Anting koleksi BPCB DIY No BG 1382 f
Anting koleksi BPCB DIY No BG 1382 e
Anting koleksi BPCB DIY No. BG 1382 d
Anting koleksi BPCB DIY No. BG 1382 c
Arca Dhyani Buddha
Arca Dewi
Arca Dewa Wisnu
Arca Bodhisattwadewi
Arca Siwa dan Parwati
Arca Nandiswara
Arca Nandi
Arca Ganesa
Arca Dhyani Budha Amitabha
Arca Dhyani Buddha Dipankara
Anting koleksi BPCB DIY BG. 1382 b
Anting koleksi BPCB DIY BG. 1382 a
Anting-anting
Situs Candi Abang
Candi Ijo
Arca Dewa Dewi (Siva Parvati)
Arca Bodhisatwa
Arca Narasimha
Arca Maheswari
Arca Kartikeya
Arca Ganesa
Arca Durga Mahisasuramardhini
Arca Dewa Siwa
Arca Agastya
Arca Agastya
Cincin Stempel
Cincin Stempel
Anting-anting
Sepasang Giwang Permata
Arca Vajrapani
Arca Ratnasambhava
Arca Avalokitesvara
Arca Vinayaka
Arca Vamsa
Arca Vajrakarma
Arca Vajragiti
Arca Vajradhupa
Arca Vajrabhasa
Arca Vairocana
Candi Kimpulan
Candi Kadisoka
Candi Gampingan
Candi Mantup
Candi Morangan
Candi Kedulan
Kompleks Candi Prambanan
Arca Padmapani
Arca Muraja
Arca Jambhala
Arca Jambhala
Arca Cunda
Arca Bodhisattva
Arca Avalokitesvara
Arca Amitabha
Arca Vajrapani
Arca Vajranrtya
Arca Vajraloka
Arca Vairocana
Arca Vairocana
Arca Vairocana
Arca Siva
Arca Padmapani (Avalokitesvara)
Arca Manjusri
Kepala Avalokitesvara
Arca Ganesa
Arca Bodhisattva
Arca Vajrasphota
Arca Vajraraksa
Arca Vajraraga
Arca Vajrapani
Arca Vajralasi
Arca Vajragantha
Arca Vajrabodhisattva Vajrasattva
Arca Sukarasya
Arca Siva Mahādeva
Arca Siva Mahadeva
Arca Mukunda
Arca Mahavairocana
Arca Locana
Arca Hayasya
Arca Avalokitesvara
Arca Aksobhya
Arca Amoghasiddhi
Arca Amitabha
Candi Sambisari
Candi Gebang
Candi Kalasan
Candi Sari
Candi Barong
Candi Banyunibo
Candi Risan
Situs Plembutan
Situs Candi Palgading
Situs Candi Miri
Kompleks Kraton Ratu Boko
Candi Klodangan

Gallery Photos

Masa Prasejarah Photos, (55)


Masa Klasik Photos, (151)


Masa Islam Photos, (10)


Masa Kolonial Photos, (18)




Back to top