Gua Braholo


Di Posting Oleh Admin

Gua Braholo terletak di Dusun Semugih, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada titik koordinat 49 L X: 0472326 dan Y: 9107992 dan ketinggian 357 mdpl. Gua Braholo terletak di lereng sebuah bukit karst. Mulut gua menghadap ke arah barat daya, yang terletak pada ketinggian 357 mdpl. Sementara itu, lantai gua mempunyai ketinggia 352 mdpl. Lantai gua sebagian relatif datar, khususnya pada bagian tengah, dan sebagian lagi relatif miring dengan kemiringan mencapai 16°. Langit-langit gua cukup tinggi, mencapai 15 meter. Lebar ruangan gua mencapai kurang lebih 39 meter, panjang mencapai kurang lebih 30 meter dan luas secara keseluruhan adalah kurang lebih 1.170 m2. Kemiringan antara halaman gua dengan jalan raya adalah 37°.

Penelitian terhadap Gua Braholo pertama kali dilakukan pada tahun 1997 oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Bidang Prasejarah. Penelitian tersebut merupakan tindak lanjut dari eksplorasi intensif yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional pada tahun 1996 pada potensi gua-gua yang terdapat di Gunung Kidul, salah satunya adalah Gua Braholo yang dianggap sangat potensial. Sifatnya yang potensial tersebut disebabkan oleh ruangan gua yang luas dan tinggi serta mulut yang lebar sehingga sirkulasi udara dan penyinaran sangat baik di dalam ruangan gua, kelembaban udara tidak terlalu tinggi, terutama di sekitar mulut gua dan cukup banyaknya temuan sisa fauna di permukaan lantai gua.

Sekarang ini, Gua Braholo telah dijadikan sebagai salah satu tempat wisata di Kecamatan Rongkop. Untuk sampai ke gua, pengunjung dapat melewati tangga dari batu dan semen yang dibuat khusus untuk tujuan tersebut. Di depan mulut gua, terdapat papan informasi mengenai gua ini dalam kaitannya sebagai hunian masa prasejarah berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Kotak-kotak ekskavasi yang pernah digali oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional masih dapat disaksikan di dalam mulut gua. Kotak-kotak ekskavasi tersebut dibatasi oleh sebuah pagar kayu yang dicat hijau setinggi kurang lebih 1 meter. Kondisi kotak-kotak galian tersebut bisa sangat berbahaya bagi pengunjung karena penutupnya yang terbuat dari kayu dan seng banyak yang telah rusak dan tidak lagi berada di tempatnya untuk menutupi kotak galian yang lubangnya cukup dalam. Pagar kayu sebagai pembatas area lantai gua yang telah digali dan yang tidak sebenarnya ditujukan agar pengunjung tidak masuk ke dalam area lantai gua tempat terdapatnya kotak-kotak galian tersebut. Namun cukup mudah bagi pengunjung untuk masuk karena selain mudah untuk dilompati, pintu pagarnya juga mudah untuk dibuka.

Masa Prasejarah


Gua Bresole
Gua Luweng Songo
Gua Watu Lawang II
Gua Sundak
Song Bawahan II
Song Bawahan I
Song Watu Lawang 1
Gua Nguluran
Gua Luweng
Gua Plelean
Gua Senen
Gua Semurup
Song Tritis
Song Sonoyo
Song Santen
Song Pertapan II
Song Pertapan I
Luweng Tekek
Gua Njero
Gua Braholo
Penampungan Bleberan
Penampungan Sokoliman
Penampungan Gondang
Gua Braholo
Gua Hunian Manusia Purba
Penampungan BCB bergerak (Menhir)

Gallery Photos

Masa Prasejarah Photos, (26)


Masa Klasik Photos, (150)


Masa Islam Photos, (10)


Masa Kolonial Photos, (18)




Back to top