Video (Detail)


19 March 2015 Di Posting Oleh Admin

Purna Pugar Candi Siwa dan Candi Apit Utara.part1


Pada hari Sabtu tanggal 27 Mei 2006 terjadi gempa bumi tektonik di Yogyakarta yang berkekuatan 5,9 Skala Richter, akibat gempa tersebut bangunan-bangunan di kompleks Candi Prambanan mengalami kerusakan yang sangat parah, termasuk Candi Siwa. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa bangunan candi mengalami kerusakan struktural dan material dengan jenis serta kondisi kerusakan yang bervariasi. Kerusakan struktural seperti kondisi bangunan candi yang miring dan runtuh, sedangkan kerusakan material ditandai dengan keadaan batu yang retak, patah, pecah, dan mengelupas.

Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta selaku instansi yang berwenang dalam pelestarian cagar budaya kemudian segera melakukan koordinasi bersama pihak terkait baik tingkat daerah, nasional, dan internasional (UNESCO) untuk menanggulangi berbagai kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Untuk memperbaiki kerusakan struktural dan material maka dilakukan studi teknis dan penelitian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada. Berbagai metode yang digunakan untuk memperbaiki kerusakan stuktural maupun material Candi Siwa telah didokumentasikan dalam wujud film yang berjudul “Purna Pugar Candi Siwa dan Candi Apit Utara”. Dengan hadirnya film ini diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi peneliti, mahasiswa, pelajar serta masyarakat umum tentang penanganan kerusakan pada Candi Siwa berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah. Selain itu, semoga film ini juga dapat menjadi acuan dalam upaya pelestarian cagar budaya selanjutnya, terutama yang terkait dengan pemugaran candi.




Back to top